Mufarida Purnamaningsih

Wanita Biasa yang selalu mengharap RidhoNya ALUMNI UNNES.......

Selengkapnya
Kekuatan dalam Kelemahan
be strong woman.....

Kekuatan dalam Kelemahan

KEKUATAN DALAM KELEMAHAN

Tampaklah seekor kuda petani yang tengah terperosok dalam sumur. Kuda itu tampak sangat gelisah dan berusaha untukk menggapai tepian atas sumur, dengan kedua kaki depannya di hempaskan ke dinding sumur berkali – kali, dengan harapan akan membuat jalan untuknya bisa naik ke permukaan. Akan tetapi ternyata yang terjadi semakin kuat dihempaskan kakinya ke dinding, justru tanah dan bebatuan yang mengenai tubuhnya. Ber jam – jam hal itu berlangsung. Sang pemilik pun kesulitan untuk menolong kuda miliknya, sudah berbagai upaya dilakukan untuk menarik kuda itu keluar, tetapi tetap tidak bisa. Hingga berkumpullah orang – orang untuk membantu sang petani. Namun seteah berjam –jam tidak membuahkan hasil, sang pemilik maupun kuda itu tampak berputus asa. Kuda itu tampak sangat sedih, hingga akhirnya diputuskanlah untuk mengubur hidup –hidup kuda itu. Kuda mendengar dan tahu yang dimaksudkan pemiliknya itu, dan berusaha untuk bangkit dan mencoba lagi untuk keluar, tapi lagi – lagi sia – sia yang dilakukannya. Akhirnya petani dan beberapa orang mulai melemparkan tanah , sampah dan bebatuan yang ada diatas untuk mengubur sang kuda. Sang kuda tampak gelisah begitu tanah , sampah dan bebatuan mulai mengenai tubuhnya. Dia putus asa, takut dan tertekan. Tapi kuda pun akhirnya pasrah dan tampak tenang menerima setiap jengkal tanah dan batu yang dilemparkan ke sumur dan mengenai tubuhnya, yang dilakukan kuda hanya membersihkan setiap jengkal tanah, sampah dan bebatuan yang lemparkan kedalam sumur. Semakin banyak tanah dan batu yang dilemparkan kedalam sumur dan selalu diinjak oleh kuda, tanpa disadari kuda bahwa dia semakin naik setiap kali tanah dan sampah yang dilemparkan kedalam sumur menumpuk dibawah kakinya, dan akhirnya kuda mengerti, dia hanya perlu terus menginjak tanah dan batu itu dan menjadikannya sebagai pijakan agar semakin ke atas. Pada akhirnya kuda pun bisa keluar dari sumur dengan berpijak dari tanah dan batu yang sedianya untuk menguburnya. Betapa bahagia dan bersyukur petani dan sang kuda karena akhirnya mampu lepas dari masalah dan kesulitan yang dialaminya.

Sejatinya, seperti itulah kehidupan yang kita alami. Bukan suatu keanehan ketika masalah datang bertubi – tubi. Selesai masalah yang satu,sudah datang lagi masalah yang lain, seperti bebatuan dan tanah yang menimpa kuda saat tengah terjatuh ke dalam sumur. Ketika kita sedang mengalami problematika dalam hidup kita, rasa berat dan susah pasti akan kita rasakan,dan sangat manusiawi ketika menjadikan diri merasa putus asa jika tidak segera menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang kita alami. Akan tetapi jika kita mau menyadari, sesungguhnya dari masalah –masalah itu kita belajar bagaimana menghadapi kehidupan, dan pada akhirnya mengetahui bagaimana cara lepas dari masalah yang bisa menjerumuskan kita dalam kufur nikmat kepada Tuhan. Yang harus dilakukan adalah “ TEPIS DAN BERSIHKAN SETIAP MASALAH YANG ADA DIPUNDAK KITA DENGAN KETENANGAN POSITIF“ sehingga kita akan lebih mudah menemukan jalan keluar. Dengan menepis setiap masalah yang kita ibaratkan sebagai debu dan sampah yang akan mengubur kita, kita jadikan debu dan sampah itu sebagai pijakan. Semakin naik dan semakin dekat jarak antara pijakan kita dengan tanah, maka harapan untuk keluar semakin besar.

Dalam menjalani kehidupan ini yang selalu ada masalah didalamnya, agar kita selalu bisa melangkah dan melewati setiap episode kehidupan dengan optimis kuncinya hanya satu “ JANGAN BERHENTI DAN JANGAN MENYERAH ! JADIKAN SETIAP MASALAH SEBAGAI PIJAKAN UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN DAN MERAIH KEBERHASILAN “

Ingat, sisihkan ke samping dan melangkahlah diatas setiap masalah yang kita alami, agar pada suatu hari kita mampu mencapai tujuan. Walaupun kita kadang merasa orang – orang ingin mengubur kita dan kita tidak dianggap ada, tetaplah bertahan dan jangan menyerah.

SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAAAAT!!!!!!!!!!!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Membangkitkan spirit juang. Sip bun.

14 Mar
Balas

Terimakasih pak WA Sutanto......... :)

14 Mar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali